🕊 Sapa Jiwa CM 🕊
Rabu Pekan Prapaskah II, 4 Maret 2026
Matius 20:17—28
Melayani dengan Hati
Barang siapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barang siapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Mat 20:26b—28).
Dalam kehidupan bersama, keinginan untuk diakui dan dihargai sering muncul tanpa kita sadari. Kita ingin dipercaya dan memegang tanggung jawab, serta ingin ditempatkan di posisi penting, atau dianggap lebih mampu daripada yang lain. Bahkan dalam pelayanan rohani, ambisi ini bisa menyelinap secara halus. Di balik semangat melayani, tersimpan kerinduan untuk “menjadi yang terbesar”. Dalam Injil Matius 20:17-28, Yesus justru berbicara tentang penderitaan dan salib-Nya, sementara para murid memikirkan kedudukan atau status. Ia menegaskan bahwa dalam Kerajaan Allah, yang terbesar adalah yang menjadi pelayan, dan Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya. Kebesaran sejati bukan soal kuasa, melainkan kasih yang rela berkorban. Sebagai umat beriman, kita dipanggil mengikuti Kristus yang melayani sampai tuntas. Kita hidup sebagai pengikut Kristus, dan sebagai umat beriman bukan sebagai jalan mencari kehormatan, tetapi jalan pemberian diri setiap hari: hal ini dapat diwujudkan saat menjalankan tugas sederhana, dalam ketaatan yang mungkin tidak mudah, dan dalam kesetiaan pada keluarga, dalam menjalankan tugas rutinitas di kantor, di tempat kita bekerja atau di dalam komunitas dimana kita berada di dalamnya. Ketika kita melayani dengan hati yang rela berkorban, kita sudah mengambil bagian dalam cara Kristus menghadirkan Kerajaan Allah.
Semoga kita semakin diteguhkan dalam menjalankan tugas pelayanan kita, dalam melayani dengan hati dan rela berkorban. Semoga Tuhan Yesus Kristus, selalu mendidik kita untuk melayani dengan rendah hati dan rela berkorban seperti yang sudah diteladankan oleh Yesus, sehingga kita menjadi hidup dan menjadi tanda kasih-Mu.
Selamat beraktivitas.🌿✨ Tuhan mengasihi. 😇 [DAM]



