Sapa Jiwa CM Edisi 15 Juli 2026

🩷 Sapa Jiwa CM 🩷
Rabu Biasa XV, 15 Juli 2026
Peringatan St Bonaventura, Uskup & Pujangga Gereja
Yes.10:5-7.13-16; Mat.11:25-27

Matius 11:25-27
Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.

Bersyukurlah dan Rendah Hati

Injil hari ini menyampaikan doa Yesus kepada Bapa-Nya. Doa Yesus itu mengungkapkan dan mengajarkan bahwa kerendahan hati, hati yang sahaja dan terbuka menjadi tempat Allah menyatakan kebesaran rahmat dan kasih-Nya. Sebaliknya, kesombongan dan keangkuhan diri menutup akses untuk sambung dengan Allah.

Orang yang rendah hati, bersahaja dan terbuka pada setiap peristiwa kehidupan akan menyaksikan kebesaran-kebesaran rahmat dan kasih Allah. Sebaliknya, orang yang mengandalkan diri, sombong dan angkuh menutup mata hatinya bagi penyertaan dan keagungan rahmat kasih Allah.

Kesombongan, keangkuhan, dan hanya mengandalkan kekuatan atau kehebatan diri sendiri justru akan menjerumuskan dan membuat jatuh. Ini ditunjukkan oleh raja Asyur sebagaimana dikisahkan oleh Kitab Yesaya pada bacaan pertama misa hari ini. Raja Asyur menganggap dirinya hebat, bijaksana, dan kuat sehingga bisa mengalahkan bangsa Israel. Padahal Asyur dipakai oleh Allah sebagai “cambuk-Nya” untuk mengingatkan kesalahan Israel, maka sebenarnya Allahlah yang menjadikan Asyur kuat dan menang. Karena kesombongannya, Asyur mendapat celaka. Tuhan bersabda, “Celakalah Asyur!” Tuhan Allah semesta alam akan membuat orang-orang yang tegap (Asyur) menjadi kurus kering dan segala kekayaannya (Asyur) akan dibakar habis dengan api yang menyala-nyala.

Ajakan Injil hari ini jelas, yaitu mengembangkan sikap rendah hati dan sahaja. Jangan merasa hebat dan jangan angkuh. Pencapaian dan keberhasilan kita adalah anugerah Allah. Bersyukurlah kepada Tuhan Allah dan bertindaklah dengan kasih.

Semangat pagi. Tuhan memberkati**NW

Scroll to Top