Sapa Jiwa CM Edisi 16 Juli 2026

🩷 Sapa Jiwa CM 🩷

Kamis Biasa XV, 16 Juli 2026
Yes.26:7-9.12.16-19; Mat.11:28-30

Matius 11:28-30
Sekali peristiwa bersabdalah Yesus, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Pelega Jiwa

Saudara terkasih, setiap hari kita penuh dengan aneka aktivitas dan kesibukan. Yang pelajar menengah dan dasar sudah memasuki tahun ajaran baru disibukkan dengan berbagai materi pelajaran. Yang mahasiswa meski masa libur, dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan pengembangan diri dan hobi. Yang pengajar, guru atau dosen aktif mempersiapkan bahan ajar, riset, menulis, dsb. Yang kerja kantoran maupun wiraswasta tidak kalah sibuknya dengan berbagai tugas, tanggung jawab dan target bisnis yang harus dipenuhi. Yang sudah masuk masa purna karya pun tak kalah sibuknya dengan aktivitas-aktivitas baru untuk tetap bugar dan sehat budi, hati dan fisiknya.

Dalam kesibukan mengerjakan aktivitas itu, tentu juga banyak peristiwa dan rasa timbul tenggelam, silih berganti bermunculan pada diri kita. Ada peristiwa manis yang membuat tersenyum, tetapi ada juga pahit menyebalkan dan mengecewakan. Ada rasa cemas, mantap, takut, gelisah, gembira, lelah, capek, kesal, dsb. Ringkasnya berseliweran ga karuan.

Terhadap aneka peristiwa dan rasa tersebut, ada yang menuangkannya di lini-lini media sosial melalui aplikasi jejaring yang dimiliki. Kalau tidak hati-hati, bukan kelegaan yang didapatkan. Sebaliknya, justru mendatangkan petaka karena baper dan ganasnya netizen. Atau salah-salah, bisa terjerat UU penggunaan media komunikasi elektronik. Di sisi lain, ada juga yang memendamnya dalam hati untuk diratapi. Keduanya entah yang diumbar di media sosial maupun yang dipendam sendiri bisa membahayakan bagi jiwa.

Di tengah arus kesibukan, peristiwa dan gelombang rasa seperti itu, Sabda Yesus hadir dan menggema dalam Injil hari ini. Sabda yang begitu menyejukkan dan meneguhkan. Sabda itu mengajak kita mengambil waktu teduh dan masuk ke ruang batin untuk menimba kekuatan sejati dari Tuhan.

Tuhan Yesus menjanjikan kelegaan jiwa, dan Dia tidak pernah ingkar janji. Yesus selalu memenuhi janji-Nya. Janji-Nya sperti fajar pagi hari yang menghangatkan, menyegarkan, menghidupkan dan menguatkan.

Setiap hari kita diajak-Nya untuk menyediakan “quality time” – waktu istimewa untuk duduk bersama Tuhan. Untuk apa? Untuk membangun kedalaman hidup yang semakin bermutu, berkualitas, dengan menyatukan aktivitas, jerih payah dan usaha perjuangan kita dengan Yesus yang lemah-lembut dan rendah hati.

Rasakan damai-Nya. Reguklah kesejukan Sabda-Nya. Biarkan Dia, Yesus Sang Guru dan Tuhan, merajaimu.

Semangat pagi. Tuhan memberkati!**NW

Scroll to Top