SAPA JIWA CM Edisi 12 Mei 2026

🩷 Sapa Jiwa CM 🩷

Selasa Paskah VI, 12 Mei 2026
Kis.16:22-34; Yoh.16:5-11

Yohanes 16:5-11
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku […]

Ikhlas & Kerja Tim

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan dua hal. Pertama, ajakan untuk lepas bebas dari kelekatan. Kepada para murid-Nya Yesus mengatakan, “Lebih berguna bagi kalian, bila Aku pergi.” Yesus rela melepaskan hidup-Nya, melepaskan kedudukan-Nya, menyelesaikan tugas-Nya. Ia tidak membiarkan diri-Nya terbelenggu oleh keinginan-keinginan kemanusiaan.

Kita adalah peziarah. Orang Jawa sering mengumpamakan manusia hidup di dunia itu “kaya wong mampir ngombe” (seperti orang yang hanya sekedar singgah minum). Artinya apa? Kita itu tidak menetap, tapi selalu berpindah-pindah, berjalan terus menuju keabadian. Oleh karena, hendaknya hidup layaknya orang bepergian. Tidak perlu membawa banyak hal dan barang, daripada malah kabotan (terlalu berat bawaannya) dan repot sendiri. Yang perlu dibawa adalah yang dibutuhkan saja bagi keselamatan hidup yang kekal dan meninggalkan atau melepaskan yang membelenggu raga dan jiwa. Maka, ini berarti lepas-bebas dari kelekatan-kelekatan material maupun non material.

Kedua, membangun komunio, kebersamaan dan kerja tim. Teladannya adalah kesatuan Allah Tritunggal sendiri seperti ditampakkan dalam Injil. Yesus kembali kepada Bapa, dan keduanya mengutus Roh Kudus. Bapa dan Putra dan Roh Kudus berada dalam kesatuan jalinan kasih. Misi Allah Tritunggal adalah misi keselamatan. Misi ini adalah karya dan kerja tim tiga pribadi Tritunggal: Bapa-Putra-Roh Kudus. Ketiganya adalah satu komunitas kasih yang tidak menonjolkan sisi individualistik, melainkan saling menjalin relasi dan komunikasi kasih.

Demikian juga kita baik dalam hidup keluarga dan kerja, hendaknya lebih mengutamakan kerja tim. Hidup dan kerja dengan komunikasi kasih, saling mendukung, saling memahami, saling mengingatkan demi keselamatan dan kebaikan bersama.

Semangat pagi. Tuhan memberkati!**NW

Scroll to Top