Senin masa paskah, 13 April 2026
Yohanes 3:1—8
Lahir Kembali
Kata Nikodemus kepada-Nya, “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” Jawab Yesus, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Yoh. 3: 4—5).
Melalui Injil hari ini kita diajak untuk menyadari bahwa pertumbuhan sejati tidak selalu berarti mengulang waktu, melainkan mengizinkan Allah bekerja dalam cara-cara yang tidak terduga untuk membentuk ulang jati diri kita. Yesus menegaskan bahwa pintu masuk ke dalam Kerajaan Allah adalah melalui “kelahiran dari air dan Roh,” sebuah proses penyucian dan regenerasi yang sepenuhnya merupakan anugerah Ilahi. Air melambangkan pembersihan dari dosa dan masa lalu, sementara Roh memberikan kehidupan baru yang menghubungkan kita dengan dimensi kekekalan. Kelahiran kembali dalam hidup sehari-hari dapat dimaknai kesediaan kita untuk membarui diri. Pembaruan diri sebagai umat beriman, diperlukan agar hidup kita semakin selaras dengan kehendak Allah. Pembaruan diri akan terjadi kalau kita berani meluangkan waktu untuk hening, membuka diri akan bimbingan Roh Kudus.
Hendaknya kita berusaha menyediakan waktu yang lebih lama untuk berdoa dan refleksi dalam hidup kita. Saat-saat doa amat penting bagi pemahaman diri serta bagi hidup kita sebagai umat beriman, bagi peningkatan hubungan pribadi kita dengan Allah, bagi keterbukaan kita terhadap Roh Allah, dan bagi pendalaman kepedulian setiap kita menjalankan tugas perutusan/pekerjaan rutinitas sehari-hari.
Semoga Allah, melalui perantara Roh Kudus, selalu membimbing kita untuk berani masuk dalam keheningan sejati agar kita selalu memperbarui ulang jati diri kita. Semoga Allah yang mahakasih, selalu menguatkan iman kita, agar kita semakin setia dalam doa dan refleksi pribadi. Amin.
Selamat beraktivitas.🌿✨ Tuhan mengasihi. 😇 [DAM]



