🕊 Sapa Jiwa CM 🕊
Kamis Hari Biasa Pekan V Paskah, 7 Mei 2026
Yohanes 15:9—11
Kasih Yesus
Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. (Yoh 15: 9—11).
Di dalam Yesus, Bapa menunjukkan kasih-Nya tiada batas. Demikian juga kasih Yesus kepada pengikut-pengikut-Nya. Kasih Yesus, kasih tiada bersyarat. Kasih-Nya mengalir dari Kasih-Bapa-Nya sendiri. Allah sendirilah Kasih. Allah adalah Kasih. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yoh 3:16).
Untuk dapat tinggal dalam kasih Yesus, Ia mengatakan, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.” (Yoh 15:15) Panggilan untuk hidup dalam kasih ini, secara tegas dirumuskan sebagai tujuan persekutuan kita sebagai umat beriman. Bersama dengan sesama yang lain, kita sebagai umat beriman, dengan pertolongan rahmat Allah, kita membentuk suatu persekutuan persatuan dalam Yesus Kristus. Kita hidup sebagai saudara seorang terhadap yang lain, kita hendaknya berusaha sekuat tenaga untuk menjadikan persekutuan umat beriman sebagai suatu persekutuan cinta kasih yang nyata. Seperti ajakan saat kita berdoa bersama, Tuhan beserta kita, sekarang dan selama-lamanya.
Marilah kita semakin menyadari motivasi yang sedang berkembang dalam diri kita masing-masing. Semoga Yesus, Tuhan dan teladan kasih kita, semakin memampukan kita untuk hidup di dalam kasih-Nya. Semoga kita selalu senantiasa melaksanakan kehendak Bapa, supaya sukacita kita menjadi penuh! Amin.
Selamat beraktivitas.🌿✨ Tuhan mengasihi. 😇 [DAM]



