SAPA JIWA CM Edisi 23 Apr 2026

🩷 Sapa Jiwa CM 🩷

Kamis Paskah III, 23 April 2026
Kis.8:26-40; Yoh.6:44-51

Yohanes 6:44-51
Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata, “Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman […] Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Tawaran Kasih Allah

Kisah sida-sida yang berjumpa dengan Filipus seperti diceritakan Kisah Para Rasul (bacaan I) menginspirasikan dua hal. Pertama, perjalanan hidup seseorang bisa sangat sepi dan ada kalanya harus ditempuh sendirian. Kedua, ada bagian-bagian dalam hidup yang kita tidak mampu mengerti, tidak mampu menanggungnya, yang tidak mampu kita rengkuh. Tetapi, Allah memampukannya.

Tawaran kasih Allah menjadi kekuatan dan harapan dalam menempuh perjalanan hidup yang sepi dan terasa sendiri itu. Kebersamaan dengan kasih Allah ini kita terima dan rasakan setiap kali menyambut santapan suci, yaitu Sabda Allah yang nyata dalam Yesus Kristus.

Yesus menyatakan diri sebagai santapan kehidupan, “Akulah roti hidup!

Orang yang menyambut-Nya akan mendapat berkat. Namun, berkat itu tidak hanya menjadi milik sendiri, melainkan untuk diteruskan dan dibagikan kepada sesama.

Semangat pagi. Tuhan memberkati!*NW

Scroll to Top